| Ilustrasi |
Pariwisata Aceh lebih dikenal di wilayah tengah,
barat, dan selatan. Jarang sekali para turis memilih bagian timur sebagai
destinasi. Itu karena kurang promosi. Padahal, di Langsa misalnya, ada objek
wisata yang tak kalah menarik, seperti Swim Bath.
Swim Bath nama untuk bumi perkemahan di Gampong
Keumuning, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa.
Swim Bath sering digunakan untuk kegiatan kepramukaan. Namun warga
Langsa sering pula menjadikanya tujuan rekreasi.
Sebelum konflik pecah di Aceh, lokasi Swim Bath sangat
natural. Asri dan bersih. Namun rusak ketika konflik bersenjata meletus.
Untungnya, pasca MoU Helsinki, area ini diperban. Dikemas kembali oleh Pemko
Langsa agar lebih menarik. Berbagai fasilitas yang telah rusak tampak dibangun kembali. Lokasi ini pun dijadikan pusat kegiatan pramuka.
Pada Januari 2011, sebagaimana disitat rakyataceh.com,
24 Januari 2011, diadakan Kegiatan Perkemahan Prestasi Penggalang (Kemsi G). Saat itu, panitia terus menyulap Bumper Swim Bath menjadi suatu yang
istimewa. Sehingga para peserta pramuka akan meninggalkan kesan
di kota Langsa.
“Bumper bagi pramuka menjadi bagian sangat penting dalam
membangun gerakan dan mendidik para kedernya. Dan bisa dikatakan bumper menjadi
jantung bagi organisasi pramuka. Tidaklah lengkap
perjalanan karier di pramuka kalau tidak pernah ikut kegiatan kemah,” kata Tokoh Pramuka Kota Langsa, Rusli Abdah, kepada Rakyat
Aceh, saat itu.
Warga Kota Langsa menurutnya, harus bangga karena memiliki bumper seperti swim bath. Karena tidak semua wilayah di Aceh memiliki bumi perkemahan. Letak Swim Bath cukup strategis, warga kerap menjadikan
bumper ini sebagai tempat rekreasi bersama keluarga saat hari libur.
Bangunan usang diperbarui. Kolam renang dibersihkan dan dipasang keramik. Sarana jalan dan jembatan menuju ke lokasi direhab. Semoga, Swim Bath Langsa mulai menarik perhatian
wisatawan, setidaknya para backpacker untuk berkemah di sana.[]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar